Kenalan, Yuk dengan 5 Atlet Badminton Junior Indonesia yang Berprestasi!

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki prestasi gemilang di dunia bulutangkis sejak dulu. Beberapa tahun silam, Indonesia dinilai kurang memiliki squad muda yang  bisa menjadi the next pemain top dunia. Namun, sejak tahun 2019 Indonesia mulai memiliki atlet badminton junior yang digadang-gadang bisa masuk peringkat atas BWF karena sejumlah prestasinya.

Siapa saja, ya atlet-atlet junior yang berprestasi ini? Jika ada yang belum familiar, yuk, kenalan dengan mereka!

Daniel Marthin

Atlet badminton junior berprestasi pertama adalah Daniel Marthin yang lahir di Jakarta pada tanggal 31 Juli 2001. Di usianya yang baru 20 tahun, Daniel bersama pasangannya, Leo Rolly Carnando di sektor ganda putra yang dijuluki dengan The Babies sudah memiliki banyak prestasi yang tidak bisa diremehkan.

Pertandingan skala internasional pertama yang dicicipi olehnya adalah kejuaraan BWF Junior International Jakarta Open di sektor ganda putra dan campuran pada tahun 2016. Di ganda putra, Daniel yang berpasangan dengan Leo berhasil menduduki posisi runner-up setelah dikalahkan oleh pasangan Indonesia lainnya.

Sementara di sektor ganda campuran, Daniel Marthin bersama Febriana Dwipuji Kusuma berhasil meraih gelar juara melawan Viorel Joan Fernando/Indah Cahya Sari Kamil.

Namanya semakin dikenal ketika berhasil menjuarai World Junior Championship pada tahun 2019 di sektor ganda putra setelah berhasil mengalahkan pasangan China Di Zijian/Wang Chang dengan skor 21-19, 21-18.

Leo Rolly Carnando

Leo Rolly Carnando adalah pasangan Daniel Marthin di sektor ganda campuran. Bersama Daniel, pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah berusia 20 tahun ini menjadi newcomer yang mendapat perhatian BWF, loh.

Pada tahun 2019, Leo bersama Daniel berhasil masuk nominasi BWF Awards Eddy Choong Most Promising Player of The Year. Mereka pun berhasil masuk ke dalam 30 besar peringkat dunia, yaitu di urutan ke-27.

Selain berhasil menyabet juara di sektor ganda putra pada kejuaraan World Championship pada tahun 2019, Leo bersama Daniel juga berhasil menjadi juara Asian Junior Championship setelah mengalahkan musuh yang sama di World Championship dengan rubber game.

Di tahun 2021, The Babies, julukan Leo dan Daniel mengikuti kejuaraan senior di level super 500 yaitu Hylo Open. Di sini mereka harus kalah dan menjadi runner up setelah berjuang melawan The Minions dengan skor 14-21, 19-21.

Indah Cahya Sari Jamil

Indah Cahya merupakan atlet badminton junior berprestasi selanjutnya yang tidak kalah kerennya. Gadis cantik yang lahir di Makassar tanggal 16 Maret 2002 ini bergabung dengan PB Djarum sejak tahun 2004.

Indah membuat kaget dan menjadi atlet yang diperhitungkan ketika berhasil memenangkan turnamen World Junior Championship pada tahun 2018 bersama Leo Rolly Carnando. Kala itu, Indah/Leo berhasil mengalahkan pasangan yang juga berasal dari Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan skor 21-15 dan 21-9.

Pada tahun 2019, Indah berhasil meraih juara di turnamen Asian Junior Championship bersama Leo setelah mengalahkan pasangan China dengan rubber game. Selain itu, mereka juga menjadi runner-up di World Junior Championship ketika gagal mengalahkan pasangan Feng Yanzhe/Lin Fangling di final.

Karena berprestasi di tahun 2019, Indah bersama Leo dan Daniel mendapatkan bonus yang paling besar senilai 25juta rupiah yang diberikan oleh Djarum Foundation. Namun, berbeda dengan Leo dan Daniel yang naik ke kelas senior, Indah masih bisa bermain di level junior.

Muhammad Rayhan Nur Fadillah

Selain ketiga nama di atas yang sudah banyak memberikan prestasi, ada lagi seorang anak muda yang mulai naik daun di tingkat junior. Muhammad Rayhan Nur Fadillah lahir di Tanah Bumbu pada tanggal 06 Mei 2004. Rayhan mulai bergabung dengan PB Djarum pada tahun 2015 di usia 11 tahun.

Bersama dengan Rahmat Hidayat, Rahyan menduduki peringkat keenam BWF Junior Rank di sektor ganda putra. Prestasi yang dimiliki oleh pria berusia 17 tahun ini diantaranya adalah semifinalis Finnish Junior dan runner-up Denmark Junior tahun 2021.

Selain itu menjadi runner-up German Junior International Grand Prix dan juara Dutch Junior International Grand Prix pada tahun 2020, serta runner-up di Asian Junior Championship pada tahun 2019.    

Rahmat Hidayat

Atlet badminton junior berprestasi terakhir adalah Rahmat Hidayat. Pria kelahiran Batam, 17 Juni 2003 ini mulai bergabung di PB Djarum pada tahun 2017. Dipasangkan dengan Rayhan Nur Fadillah, Rahmat mencetak beberapa prestasi yang menaikkan namanya dan digadang-gadang bisa menjadi pemain kelas dunia selanjutnya.

Dikutip dari indosport.com, selama tahun 2019, Rahmat sudah mengoleksi sebanyak 12 medali emas baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena hal ini, Rahmat bersama Rayhan mendapatkan hadiah senilai 20juta rupiah yang diberikan oleh Djarum Foundation.

Semua atlet badminton junior di atas adalah harapan masa depan untuk dunia bulutangkis Indonesia. Yuk, dukung mereka secara penuh untuk berprestasi agar bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia.