Suporter Sepak Bola yang Paling Rusuh di Dunia, Mana Saja?

 

Suporter sepak bola rusuh menjadi salah satu hal yang harus kamu waspadai. Seperti yang kita ketahui, sepakbola merupakan salah satu olahraga yang begitu diminati oleh berbagai macam kalangan. Sehingga, tidak mengherankan jika setiap klub mempunyai banyak supporter.

Namun, tidak semua suporter mempunyai image sama. Terdapat beberapa supporter yang terkenal dengan sikap rusuh serta anarkisnya sehingga mencoreng nama klub kebanggaannya.

Suporter Sepak Bola Paling Rusuh

Lantas, mana saja suporter bola tersebut? Apakah suporter dari Indonesia menjadi salah satunya? Berikut selengkapnya:

1. Newell’s Old Boys

Suporter sepak bola terganas di dunia yang pertama adalah Newell’s Old Boy, Argentina. Kerusuhan serta keganasan fans memberi reputasi yang buruk untuk klub Newell’s Old Boy.

Salah satu contoh dari kerusuhan yang dilakukan oleh suporter Newell’s Old Boy adalah ketika bocah berusia 14 tahun mengenakan atribut klub rival, dan ditembak mati dekat stadion.

2. Wisla Krakow

Di posisi berikutnya ada Wisla Krakow. Wisla Krakow sebenarnya bukan merupakan klub yang besar. Tetapi Wisla Krakow mempunyai suporter yang cukup ganas serta terkenal rusuh.

Keganasan serta kerusuhan dari suporter Wisla Krakow terbukti ketika terdapat suporter dari tim lawan mengalami kekerasan, ia dikeroyok hingga 12 suporter dari Wisla Krakow menggunakan senjata tajam tahun 2011 lalu.

3. Corinthians

Suporter club yang berikutnya adalah Corinthians. Corinthians adalah klub sepakbola dari Brasil yang mempunyai gelar paling banyak di ajang piala dunia antar klub. Sayangnya Corinthians mempunyai suporter yang cukup rusuh.

Salah satunya seperti kejadian yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Di waktu tersebut seorang pendukung tim lawan Kevin Beltran dilempari suar api sampai menyebabkan dirinya mengalami kerusakan otak dan meninggal dunia.

Akibatnya, tim Sao Paulo ini harus menjalani sisa laga dengan tanpa penonton atau pintu tertutup.

4. Partizan Belgrade

Partizan Belgrade merupakan klub sepak bola yang berasal dari Serbia. Partizan Belgrade juga memiliki suporter sepak bola yang cukup ganas.

Hal ini dibuktikan dari tahun 2008, pada tahun tersebut terjadi penembakan yang menewarkan seorang laki-laki ketika terjadi tawuran antara pendukung dari Novi Sad serta Partizan Belgrade.

Setelah setahun dari kejadian ini, seorang pendukung tim Toulouse yang berasal dari Perancis memperoleh penganiayaan di laga terakhir Liga Eropa.

5. Catania

Catania merupakan klub yang berasal dari Italia. Di tahun 2007 yang lalu, pendukung dari Catania memperoleh hukuman dari FIFA. Hukuman ini diberikan karena perilaku suporter bola yang rusuh.

Akhirnya, karena perilaku rusuh tersebut, terjadi kemadian yang mengenaskan ketika laga Catania melawan Palermo. Pada waktu tersebut salah satu petugas kepolisian meninggal ketika sedang menghentikan kerusuhan.

6. Universitario

Klub sepak bola lain yang memiliki suporter rusuh adalah Universitario. Universitario memiliki suporter yang tidak kalah menyusahkan.

Salah satu kejadian yang membuktikan hal ini adalah kejadian yang menimpa Wlater Oyarce, yang menjadi pendukung klub rival dari Universitario.

Saat itu, dirinya sedang menonton pertandingan kedua klub di bangku VIP, kemudian suporter dari Universitario datang dan langsung menghajarnya, bahkan suporter Universitario menjatuhkannya di ketinggian 9 meter.

7. Galatasaray

Galatasaray merupakan klub bola yang berasal dari Turki. Ternyata, suporter bola Galatasaray juga menjadi salah satu suporter paling rusuh.

Saat Galatasaray bertanding, kamu bisa dengan mudah menemukan banner dengan tulisan “Selamat Datang di Neraka”. Banner tersebut dibawa oleh pendukung dari Galatasaray.

Pendukung Galatasaray memang terkenal rusuh dan ganas. Bahkan di tahun 2000, terdapat 2 pemuda yang mendukung Leeds United mati ditusuk, kemudian tahun 2016, kejadian ini kembali terulang.

8. Atletico Nacional

Club lain yang memiliki suporter yang rusuh adalah Atletico Nacional. Atletico Nacional merupakan klub sepak bola yang berasal dari Kolombia. Atletico Nacional pernah ditunggangi Pablo Escobar di tahun 1980-an.

Atletico Nacional merupakan klub yang juga dikenal mempunyai fans begitu rusuh. Salah satu kerusuhan yang mereka lakukan adalah ketika pertandingan Independiente Medeline ketika melawan Atletico Nacional.

Pertandingan tersebut menewaskan satu orang karena luka tembak, kemudian 9 orang yang lainnya mengalami luka-luka. Dari kejadian ini, sebanyak 315 orang ditangkap dengan tuduhan provokasi.

9. Boca Juniors

Salah satu klub bola yang paling besar di Argentina adalah Boca Juniors. Sayangnya, Boca Juniors merupakan salah ssatu klub bola yang begitu sering membuat onar.

Boca Juniors memiliki 2 faksi di dalam komunitas, sehingga perselisihan pendapat sering muncul, bahkan di internal mereka.

Karena perselisihan ini, dua anggota suporter dari Boca Juniors pernah menjadi korban. Inilah yang membuat suporter sepak bola Boca Juniors ini disebut sebagai salah satu suporter rusuh.

10. Al-Masry

Terakhir adalah suporter yang berasal dari Mesir yaitu club Al-Masry. Pendukung sepak bola dari Al-Masry ternyata mempunyai kelakuan yang cukup buruk bahkan mencoreng nama klub Al-Masry.

Di tahun 2012 lalu, pendukung dari klub Al-Masry merayakan kemenangan timnya atas Al-Ahly yang berasal dari Kairo.

Ketika merayakan kemenangan tersebut, suporter Al-Masry memaksa untuk masuk di dalam lapangan dan mengejar pemain lawan. Pengejaran ini kemudian dilihat secara langsung oleh pendukung dari tim lawan.

Karena tersulut emosi, pendukung lawan akhirnya juga ikut menyerang dan akhirnya mencetuskan rusuh. Dari kerusuhan tersebut 74 orang meninggal serta 248 orang mengalami luka-luka.

Dari 10 suporter sepak bola di atas, tidak ada satupun yang berasal dari Indonesia. Semoga suporter Indonesia tetap suportif dan tidak mengandalkan emosi, ya!