Kisah Pilu di Balik Kesuksesan Pemain Sepakbola Dunia, Neymar

Lahir pada tahun 1992 di Mogi das Cruzes, Brasil, tidak banyak yang tahu ada kisah pilu dibalik karir gemilang pemain sepakbola dunia, Neymar atau Neymar Jr. Ya, Neymar kecil diketahui lahir di lingkungan kumuh dan berasal dari keluarga miskin yang serba kekurangan.

Keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang bagi Neymar untuk mampu merubah nasib keluarganya. Memulai karir dari pesepak bola jalanan hingga pada usia 11 tahun bergabung dengan Santos FC, kini Neymar dinobatkan sebagai pemain sepakbola termahal di dunia di usia ke 30 tahun.

Tidak Melakukan USG

Kemiskinan kedua orangtuanya saat itu membuat Ibu dan Ayah Neymar sepakat untuk tidak memeriksakan kandungan Ibu Neymar yang saat itu sedang hamil Neymar. Selama hamil Neymar dan adiknya, Sang Ibu yang tidak melakukan USG hanya berharap bayi yang dikandungnya sehat.

Hampir Meninggal di usia 4 bulan

Kisah pilu yang dialami Neymar kecil selain hidup serba kekurangan dan tinggal di lingkungan kumuh adalah kecelakaan mobil fatal yang terjadi di sebuah lereng gunung membuat Neymar kecil hampir kehilangan nyawanya.

Kecelakaan fatal ini membuat nasib Neymar dan keluarganya berubah. Kecelakaan yang membuat pinggang Ayah Neymar remuk menyebabkan sang Ayah yang seorang pemain sepakbola tidak dapat lagi bermain bola seperti sebelumnya.

Kesulitan karena tidak mendapatkan penghasilan seperti sebelumnya, membuat Ayah Neymar memutuskan untuk memboyong keluarganya pindah ke kampung halamannya di Sao Vicente.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sang Ayah bekerja serabutan dan Ibu Neymar bekerja menjadi juru masak.

Hidup dalam Keluarga Penuh Kasih Sayang

Meski masih hidup dalam keterbatasan setelah pindah ke Sao Vicente, Neymar kecil tidak pernah kekurangan kasih sayang orangtuanya. Tinggal sekeluarga dalam 1 ruangan sempit tak membuat hidup Neymar menjadi pahit, ia selalu dilimpahi kasih sayang penuh dari orangtua dan adiknya.

Dalam keadaan sulit, orangtua Neymar memberikan perhatian berupa kue ulang tahun sederhana di ulang tahun pertama putra sulungnya itu. Kue ulang tahun sederhana namun terlihat mewah bagi Neymar saat itu.

Tunggakan Tagihan Listrik

Memasuki masa remaja tidak membuat hidup Neymar lepas dari kesulitan ekonomi, bila tiba waktu pergantian malam, Neymar remaja beserta keluarganya harus rela menghabiskan malam dengan lilin tanpa adanya cahaya lampu.

Tagihan listrik yang tidak mampu dibayar membuat Neymar dan keluarganya harus tidur dengan cahaya lilin tanpa adanya kipas maupun AC, berteman dengan nyamuk pun sudah menjadi hal biasa bagi Neymar.

Bakat dalam Sepakbola

Bakat bermain sepakbola baru dirasakan Neymar ketika dirinya asyik bermain futsal dan terlihat lebih jago dibanding teman-temannya yang lain. Sebelum menginjak usia 11 tahun, Neymar dinobatkan sebagai pemain sepakbola jalanan terbaik di Sao Paulo.

Dibesarkan dalam keluarga penuh kasih, setelah sukses dan menjadi bintang pemain sepakbola dunia, tidak merubah sifat Neymar, Neymar kerap kali terlihat asyik bergabung dengan pemain sepakbola jalanan untuk menaklukan bola dan memasukkan ke dalam gawang.

Pada tahun 1999, seorang pencari bakat yang dikenal dengan nama Betinho, menemui keluarga Neymar dan merekrut Neymar untuk bergabung dengan klub sepakbola dan menjadi pemain sepakbola.

Betinho menemukan bakat Neymar yang saat itu sedang asyik bermain bola di jalanan. Kemampuan dan gaya bermain bola Neymar yang mirip dengan Robinho tak meragukan Betinho untuk segera merekrut Neymar.

Ayah Neymar yang sibuk bekerja dan tidak tahu kemampuan bakat sepakbola yang mengalir dalam diri anaknya menyambut antusias tawaran Betinho. Semenjak itu Betinho berperan sebagai pelatih sekaligus manajer bagi Neymar yang akan memasuki usia 8 tahun.

Perubahan Nasib Neymar

Di usia 11 tahun, tepatnya 3 tahun setelah Betinho merekrut Neymar, Neymar bergabung dengan Akademi Sepakbola Santos dan mendapat gaji pertama sebesar 10.000 real brazil atau sekitar Rp27.000.000 sebelum akhirnya sukses menjadi pemain sepakbola dunia.

Dari gaji pertama yang diterima Neymar membuat perekonomian keluarga Neymar semakin membaik sehingga sang Ayah memutuskan resign dari pekerjaannya dan memilih untuk mengurus kebutuhan harian Neymar.

Debut profesional Neymar bersama Santos dilakukan pada tahun 2009 setelah Santos menolak menjual Neymar kepada Real Madrid di usia Neymar yang menginjak 14 tahun atau pada tahun 2006. Keputusan Santos menolak menjual Neymar dikompensasikan dalam kenaikan gaji tahunan yang diterima Neymar.

Neymar menandatangani kontrak baru dan menerima gaji sebesar 4 juta dolar amerika serikat atau sekitar 38 miliar per tahun. Setelah kurang lebih 5 tahun bergabung bersama Santos, Neymar telah berhasil mencetak gol sebanyak 70 gol dan 35 assist di 134 pertandingan.

Pemain Sepakbola Dunia Paling Mahal

Kemampuan dan kecakapan Neymar memukau klub-klub sepakbola ternama di dunia. Posisi Neymar sebagai pemain sepakbola dunia membuat Barcelona melirik dan meminang Neymar. Neymar resmi bergabung dengan Barcelona pada musim panas tahun 2013.

Karir sepakbola Neymar yang semakin bersinar membuat Neymar mampu mengantarkan Barcelona meraih banyak penghargaan diantaranya 2 piala La Liga, 1 trofi Liga Champion dan masih banyak lagi. Neymar juga berhasil mencetak 105 goal dan 76 assist di 186 pertandingan selama 4 musim.

Pada Agustus 2017, Neymar memutuskan pindah ke klub sepakbola milik Prancis yaitu Paris Saint German dengan nilai transfer fantastis yaitu sebesar 222 juta euro atau sekitar 3,8 triliun rupiah. Angka yang fantastis ini menobatkan Neymar sebagai pemain sepakbola termahal di dunia.

Memiliki masa kecil yang sulit dalam perekonomian tidak serta merta memutuskan mimpi Neymar untuk tetap bermain sepakbola dan merubah nasib keluarganya. Kegigihan dan keuletan Neymar berhasil membuktikan dirinya layak dan mampu menjadi pemain termahal di dunia.